3 Hal Yang Bisa Menjamin Masa Depan Anak

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kalau bicara soal masa depan anak, tidak sedikit orang tua yang merasa khawatir seandainya tidak bisa memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Kekhawatiran tersebut bisa saja berdampak kepada tindakan yang positif atau negatif kepada sang anak.

Yang negatif misalnya, orang tua berusaha memaksakan misi pribadinya untuk sang anak yang ujungnya malah melahirkan keterpaksaan dan menghilangkan unsur kebahagiaannya.

Psikolog bunda Ely Risman, S.Psi dari Yayasan Kita & Buah Hati mengatakan, “masa depan adalah ruang hampa yang harus di “lukis” sendiri jalan ceritanya oleh sang anak”.

Tapi demi masa depan yang lebih baik untuk sang anak, tentunya orang tua rela melakukan apa saja, salah satunya bekerja keras untuk bisa memberikan fasilitas pendidikan terbaik.

Meski masa depan itu sesuatu yang masih menjadi misteri tapi setidaknya ada tiga hal penting yang perlu di persiapkan orang tua agar masa depan anak lebih terjamin, seperti yang dilansir dari situs KumparanMOM edisi 26 September 2018:

1. Peka dan terbuka terhadap bawaan lahir anak

Masih ada tipe orang tua tertentu yang cenderung memaksakan pilihan masa depan anak dengan dalih “ingin yang terbaik untuk anak”.

Padahal menurut Monic Christian penulis buku Anti Salah Jurusan, “terbaik” ini menurut siapa?

Hari ini lahir profesi – profesi baru yang sangat menjanjikan yang bahkan 15 – 20 tahun lalu belum ada, misalnya social media manager, web developer, aplication developer, influencer, dll.

Oleh karenanya, sebaiknya orang tua perlu selalu bersikap open mind dan bersedia untuk peka terhadap tipe kepribadian, bakat dan minat sang anak.

Saat si anak merasa bahagia dengan bidang yang ia minati maka ia akan menikmati prosesnya.

2. Ciptakan karakter anak yang mandiri

 

Jangan melulu di berikan “ikan”, mulai ajari sang anak “memancing”. Anak juga semestinya belajar untuk bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.

Anak yang selalu mendapatkan pertolongan dari orang tua, bisa membentuk mentalitas yang kurang mendidik sehingga membuat anak kesulitan mengambil keputusan, tidak mandiri dan terbawa hingga ia dewasa.

3. Perencanaan keuangan yang tepat

Realitanya adalah biaya pendidikan setiap tahun mengalami kenaikan sehingga para orang tua yang sadar akan hal ini akan menyiapkan anggaran pendidikan jauh jauh hari, bahkan ada lho orang tua yang menyiapkannya sebelum anak lahir.

Ibarat kata pepatah, “kunci sukses adalah persiapan yang matang”. Sebaiknya memang orang tua mulai menyiapkan anggaran masa depan anak dari jauh – jauh hari.

Tapi menabung yang masyarakat umum fahami selama ini bukan lagi sebuah cara yang baik, ada sebuah cara untuk menyiasati biaya pendidikan yang terus naik klik [DISINI].

Terakhir, investasi berupa mental yang orang tua bangun pada diri anak, di tambah kesiapan finansial, maka peluang untuk bisa menikmati pendidikan yang setinggi – tingginya insya Allah jelas bisa terwujud.


Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Related posts

Leave a Comment